Mengecilkan perut merupakan masalah
yang terus menerus diperangi karena lemak di perut merupakan bagian tersulit
untuk diberantas. Lemak pada perut menumpuk bisa dikarenakan gaya hidup yang
tidak sehat, kurang olahraga, kelebihan lemak dan perubahan hormon. Lemak pada
perut bisa terjadi pada siapa saja baik dia kurus maupun gemuk. Masalahnya,
lemak
visceral dan
subcutaneous (terutama
visceral ) pada perut bisa meningkatkan
resiko berbagai penyakit. Semakin buncit perut Anda, semakin tinggi resiko
terserang penyakit.
Visceral dan Subcutaneous
Perbedaan lemak visceral
dan subcutaneous ? Perlu diketahui
lemak yang biasanya terdapat di perut adalah lemak visceral
sedangkan biasanya lemak di area lain adalah lemak permukaan atau lemak subcutaneous. Lemak subcutaneous
biasanya yang menyebabkan lengan, paha lembek. Lemak ini bisa dibakar melalui
olahraga. Sedangkan lemak visceral
merupakan lemak yang bisa menambah garis pinggang dan menghimpit organ
internal. Lemak visceral terkait erat
dengan penyakit kanker dan jantung.
Diet atau Olahraga
Untuk mengecilkan perut serta membuang lemak-lemak yang
tidak diperlukan banyak orang memilih diet. Tetapi apakah diet memang cara yang
tepat untuk mengecilkan perut? Dengan melakukan diet tanpa olahraga, Anda hanya
menambah deposit lemak yang mengelilingi organ internal. Olahraga bisa membakar
lemak dan mengurangi lemak yang mengikat organ internal Anda.
Membakar Lemak yang
Baik
Cara mengecilkan perut adalah membakar lemak dengan baik.
Berikut beberapa tips yang bisa diikuti:
- Turunkan berat badan dengan sehat (jangan melakukan diet
yang ketat karena bukannya sehat malah membuat tubuh rusak).
- Lakukan meditasi atau latihan pernapasan untuk menekan
stress.
- Konsumsi air dalam jumlah yang banyak karena air dapat
membersihkan tubuh dari kelebihn garam dan hal lainnya yang tidak dibutuhkan
tubuh.
- Konsumsi makanan sehat seperti gandum, beras merah, buah,
sayur hijau, kacang, ikan, daging merah dan polong. Hindari makanan olahan
seperti permen, gorengan dan lainnya.
- Jogging, bersepeda, jalan cepat atau aerobik serutin mungkin
untuk membakar lemak.
- Konsumsi protein untuk membantu mengembangkan otot terutama
otot perut. Protein bisa didapat dari aya, ikan, kedelai, telur dan
kacang-kacangan.
- Jangan konsumsi buah dalam bentuk jus apalagi jus dengan
susu dan gula. Lebih baik konsumsi buah secara langsung utuh.
- Lebih baik menghindari perasa makanan buatan. Ganti dengan
perasa makanan alami.
- Serat memacu tubuh untuk melakukan pembakaran lemak atau
kalori dalam jumlah yang cukup besar dibandingkan daging. Sehingga konsumsi
banyak serat agar pembakaran lemaknya banyak.
Lanjut
→
Membakar Lemak Perut