Pertimbangan Bank Dalam Menerima Kredit

Diposting oleh Heni Minata on Senin, 19 November 2012

Dalam mengabulkan kredit baik itu kredit modal kerja, KPR atau KTA; Bank pastinya punya banyak pertimbangan. Berikut ini beberapa pertimbangan bank yang mungkin bisa membantu Anda lebih mengerti kenapa kredit Anda disetujui atau tidak:
  • Tujuan – Anda harus menuliskan dengan jelas tujuan peminjam. Penulisan tujuan yang tidak jelas dan yang illegal akan membuat pengajuan kredit Anda ditolak oleh lembaga keuangan.
  • Record perbankan – setelah Anda mengajukan kredit, lembaga keuangan tidak akan langsung menerima atau menolak  Anda. Lembaga keuangan akan melakukan pengecekan dan melihat kegiatan Anda diperbankan. Beberapa hal yang pasti dicek oleh lembaga keuangan adalah tabungan, deposito, dan pembayaran kredit (macet atau tidak). Anda akan mendapatkan nilai plus bila tidak pernah macet membayar kredit.
  • Deposito, tabungan dan aset –bila tidak ada record kartu kredit atau penggunaan kredit lain dari lembaga keuangan, hal yang akan diperhatikan oleh lembaga keuangan adalah deposito, tabungan dan aset Anda. Yang dilihat lembaga keuangan bukan hanya besarnya aset, deposito dan tabungan yang Anda miliki tetapi juga berapa umur aset, berapa lama deposito dan tabungan Anda.
  • Reputasi usaha Anda – bila usaha Anda sudah cukup terkenal tentu itu akan memberikan nilai agar lulus dari reviewan lembaga keuangan. Reputasi yang baik berarti terkenal karena komentar yang positif bukan negatif.
  • Peningkatan pendapatan perbulan atau pertahunnya – bila pendapatan Anda semakin meningkat perbulan atau pertahunnya berarti usaha yang Anda jalani menjamin Anda emang bisa membayar kembali peminjaman Anda.
  • Dokumen usaha yang lengkap – dalam membangun sebuah usaha, Anda emang diwajibkan harus mengurus berbagai dokumen penting. Jangan malas mengurusnya karena dokumen-dokumen tersebut sangat perlu untuk mengajukan peminjaman.
  • Kemampuan membayar – bila laba usaha lebih besar daripada bunga serta minimal pembayaran yang telah ditetapkan maka lembaga keuangan akan menyatakan Anda emang punya kemampuan untuk melunasi peminjaman Anda.
  • Nilai jaminan yang Anda tawarkan – ketika mengajukan peminjaman, beberapa lembaga keuangan akan meminta Anda memberikan “Jaminan”. Jaminan akan menjadi hak lembaga keuangan bila Anda tidak bisa melunasi peminjaman Anda sesuai waktu yang telah ditetapkan. Saat memberikan jaminan, Anda harus memastikan bahwa jaminan Anda emang sama atau lebih besar dari jumlah pinjaman. Bila nilai jamianan Anda lebih rendah daripada pinjaman, lembaga keuangan tidak akan meluluskan proposal peminjaman Anda.
Semoga informasi mengenai pertimbangan bank ini membantu Anda.

{ 0 komentar ... read them below or add one }

Posting Komentar