Sejarah Kompor Gas

Diposting oleh Heni Minata on Kamis, 26 Desember 2013

Kompor gas telah menjadi bagian dari hidup kita. Kompor gas secara umum terbagi menjadi 2 yaitu

Kompor Portable

Kompor portable merupakan kompor dengan bahan bakar gas yang paling banyak digunakan di Indonesia. Ini dikarenakan harganya yang murah dan kompor ini sangat mudah dibersihkan dan dipindahkan. Kompor portable terbagi lagi menjadi 2 yaitu kompor portable 1 tungku dan 2 tungku.
kompor gas portable

Kompor Freestanding (Kompor berdiri)

Kompor ini memiliki fungsi yang lebih banyak daripada kompor portable.  Fungsi yang hanya bisa ditemukan pada kompor freestanding adalah membakar dan memanggang. Dikarenakan fungsi yang ditawarkan lebih banyak maka tidak heran bila ukuran kompor ini juga lebih besar. Beberapa jenis kompor freestanding terdapat laci untuk menyimpang tabung gas.
Kompor ini memiliki jumlah tungku antara 4-5 dengan ukuran yang berbeda-beda. Ukuran tungku yang berbeda berarti ukuran besar api yang dikeluarkanpun berbeda. Untuk memanggang, kompor ini dilengkapi dengan oven.
kompor freestanding

Sekarang kita bisa memilih jenis kompor gas yang kita inginkan dan kita dengan mudah menggunakannya. Padahal dulu gak semudah itu. Bahkan kompor gas pertama, kita harus ekstra hati - hati dalam pengunaannya.

Sejarah Kompor Gas

Berikut ini sejarah kompor gas dari pertama hingga akhirnya kita bisa menikmati semua kemudahannya:

Kompor Gas Pertama

Kompor gas pertama yang diciptakan pada awal tahun 1820 namun pada saat itu hanyalah percobaan tersembunyi sehingga tidak banyak orang yang tahu. Akhirnya pada tahun 1826, seorang penemu berkebangsaan Inggris bernama James Sharp mematenkan karya ciptaannya yaitu kompor gas.  Dia kemudian membuka pabrik kompor gas pada tahun 1836.

Kompor gas pertama tidak bisa dinyalakan tanpa bantuan korek api. Jadi pasda saat itu, ibu – ibu selalu menyetok korek api kayu dalam jumlah banyak karena tanpa api pancingan, kompor tidak akan bisa nyalan dan digunakan  untuk memasak. Dan masalah lainnya adalah, jika gas lupa dicabut dan dimatikan; gas bisa memenuhi ruangan sehingga ada sedikit aja percikan dari barang elektronik, kebakaran akan terjadi.

Untuk mengatasi masalah gas menyebar, para produsen kompor menambahkan katup pengaman. Katup pengaman ini yang digunakan hingga zaman modern. Katup pengaman dipasang ke mulut tabung gas dan disambungkan ke kompor dengan pipa khusus untuk memastikan tidak akan ada gas yang keluar.

Kompor Gas Menjadi Populer

Pada tahun 1851, kompor gas dipamerkan pada ajang bergensi di London yaitu Great exhibition. Namun ternyata belum berhasil menarik perhatian banyak orang. Barulah pada tahun 1880, kompor jenis ini menjadi populer. Bisa dibilang kompor jenis ini dulu kurang populer disebabkan oleh jaringan pipa gas dan pemasaran gas yang masih kurang.

Perkembangan Kompor Gas

Memang kompor gas pertama masih banyak kekurangannya dan bisa dibilang ukurannya lumayan gede untuk ditaruh di dapur. Pada tahun 1910, para produsen sudah mulai menjual kompor gas yang mudah dibersihkan dan lebih kecil. Kemudian pada tahun 1922, penerima Nobel Prize Swedia, Gustaf Dalen menciptakan AGA Cooker. AGA cooker merupakan gas modern pertama pada tahun itu.

Seiiringnya berkembangnya zaman, kompor – kompor gas yang diciptakan pun mulai bervariasi dengan fitur / fungsi tambahan untuk mempelancar proses memasak. Tidak hanya bentuk dan fitur kompor  gas saja yang berubah, sekarang banyak yang berlomba – lomba menciptakan kompor dengan sumber tenaga lainnya. Yang pastinya, kedepannya memasak akan semakin mudah. –hm-

{ 0 komentar ... read them below or add one }

Posting Komentar