Berpergian Dengan Taxi Executive

Diposkan oleh Heni Minata on Senin, 12 Agustus 2013

Taxi executive adalah taxi khusus yang menawarkan kemewahan, kenyamanan serta layanan terbaik daripada taxi regular biasanya. Beberapa jasa penyewaan taxi yang menawarkan taxi dengan tipe executive adalah Blue Bird, Express dan White Horse. Ketiga perusahaan kasa penyewaan taxi ini pastinya sudah tidak asing di telinga para pembaca karena ketiga ini memamg sudah sangat terpecaya oleh kalangan masyarakat yang tinggal di ibu kota Indonesia, Jakarta.

Tips Berpergian dengan Taxi Executive

taxi executive
  • Untuk berpergian yang sudah terjadwal, ada baiknya kita sudah langsung pesan ke port resminya baik via online maupun telepon. Untuk amannya, konfirmasi setegah jam atau 15 menit sebelum keberangkatan untuk memastikan bahwa taxi yang kita pesan ada dan disiapkan.
  • Untuk acara dadakan, kita perlu mencari taxi di jalan besar di mana taxi lebih banyak lewat. Tentunya taxi yang kosong sangat jarang melewati jalan kecil maupun gang, jadi pastikan kita menunggu di daerah dimana taxi kosong ramai lewat.
  • Jangan sembarangan memilih taxi yang bertulisan executive, pilihlah taxi executive yang resmi. Taxi yang resmi memiliki nomor pintu, surat izin supir taxi dan supirnya berseragam.
  • Catat nama jasa, nomor pintu taxi dan nama supir taxi setiap kita naik taxi pada handphone atau smartphone. Nama jasa, nomor pintu dan supir taxi yang sudah dicatat dikirimkan kepada teman, saudara, keluarga atau pacar. Tindakan ini adalah tindakan jaga-jaga sehingga bila terjadi sesuatu, mereka tahu cara mencari kita.
  • Pastikan kita tahu jalan atau patokan tempat tujuan. Untuk mengetahuinya tentu saja kita bisa menggunakan Google Map atau tanya teman, keluarga atau pacar. Hal ini untuk menghindari bila kita dibohongi atau mau dibawa lari. Bila, supir ternyata mutar-mutar langsung tegur. Bila tegur masih begitu, segela cari tempat aman untuk turun.
  • Bila naik sendiri; pura-pura telepon, sms, line, kakao atau BBm agar terlihat kita sedang terhubung dengan orang lain. Bila perlu kita juga mengajak bicara supir taxi agar tidak canggung.
  • Bila supir taxi berhenti di daerah sepi dikarenakan berbagai alasan seperti mengecek ban kempes, bensin habis, mesin rusak atau alasan lainnya; tinggalkan bayaran, turun dan menjauh dari taxi menuju jalan yang lebih ramai. Karena beberapa modus kejahatan dimulai dari menepi di tempat sepi.

Semoga tips berpergian dengan taxi executive ini membantu. Perlu diingat bahwa sikap waspada dan berhati-hati itu penting. –hm-

{ 0 komentar ... read them below or add one }

Poskan Komentar