Cara Pergi ke Puncak

Diposkan oleh Heni Minata on Jumat, 26 Juli 2013

Puncak adalah salah satu tujuan liburan bagi orang-orang yang tinggal di Jakarta.  Puncak merupakan wisata pegunungan yang adem yang tercatat dalam wilayah Kabupaten Cianjur dan Bogor. Cara menunjuk Puncak sebenarnya ada 3 cara yaitu sewa mobil, mobil pribadi dan ngeteng (naik kendaraan umum). Berikut kekuatan dan kelemahan ke 3 cara ini:

Naik Kendaraan Umum

Ngeteng memang sebenarnya lebih murah walaupun ribet. Ngeteng ke puncak berarti kita harus tahu garis kasar kita harus naik apa, sampai mana, lokasi tempat nginap dan tujuan wisata yang mau dikunjungi. Bila mau ke puncak dengan cara ngeteng, kita harus naik bis sampai terminal yang bernama Terminal Baranang Siang. Biasanya terminal ini disebut dengan singkatan TBS.

Terminal TBS adalah terminal bis dan angkot yang bisa ditemukan pas kita keluar dari gerbang tol bogor. Jadi untuk ke terminal ini, sebelumnya kita harus naik bis. Selain bis, kita bisa memilih Kereta menuju Stasiun Kereta Bogor. Sampai St. Bogor, barulah naik angkot ke TBS.

Sesampainya di TBS, kita harus mencari angkot dengan nomor L300. Angkot L300 merupakan angkot jurusan Bogor – Sukabumi. Biaya antara Rp 7.000 – Rp 10.000. Masalahnya angkot bis mini ini tidak sampai puncak atas. Bila ternyata tempat kita nginap ada di puncak atas, siap-siap cari kendaraan penumpang lain. Masalahnya kebanyakan angkot gak sampai puncak atas (ini info dari teman yang tinggal di Bogor) jadinya cari tumpangan deh. Walaupun murah, bila tidak ingin ribet; cara ini tidak disarankan.

Sewa Mobil atau Bis

Sewa atau rental mobil merupakan pilihan yang lebih praktis daripada ngeteng walaupun agak mahal terutama ketiga biaya BBM barusan naik. Dengan menyewa mobil, kita tidak perlu susah-susah ke terminal dan mencari bis. Tinggal ngumpul di satu titik pertemuan dan duduk manis menunggu dijemput mobil / bis sewa. Sewa mobil atau bis sendiri juga memastikan bahwa setiap penumpang mendapatkan tempat duduk yang nyaman dan dilengkapi penyejuk / ac alias tidak akan kepanasan.

Keuntungan lainnya, kita bisa menikmati berjalan-jalan di puncak dengan mobil /bis sewa. Selama kita menyewanya, mobil / bis tersebut eksklusif menjadi kendaraan pribadi kita. Kemana pun kita pergi dan kapan pun, mereka siap mengantar. Nah, sewa mobil atau bis bisa terbagi menjadi 2 cara yaitu
Sewa full / penuh berarti mobil / bis akan bersama dengan kita hingga perjalanan kita berakhir. Panjangnya waktu penyewaan, tentu disesuaikan dengan keinginan kita.

Sewa hanya untuk antar jemput berarti mobil / bis hanya mengatarkan dan menyemput kita dari tempat pertemuan hingga tempat nginap dan akan kembali lagi pada hari yang telah kita tentukan untuk menjemput kita balik ke tempat pertemuan.

Mobil Pribadi

Tentu dari ketiga cara ke puncak, cara paling nyaman adalah menggunakan mobil pribadi sendiri. Tentu dengan mobil pribadi, kita tidak perlu mengeluarkan biaya untuk rental mobil. Kita hanya perlu mengeluarkan biaya BBM, tol dan biaya nginap serta makan. Sangat disarankan mencari teman yang bisa mengemudi juga sehingga bisa gantian nyupir.


Sudah ada 3 cara pergi ke puncak, pilih salah satu yang cocok dan nyaman untuk fisik, rohani dan keuangan kita. Bila perginya berkelompok, jangan lupa ngobrol dulu dengan mereka. –hm-

{ 0 komentar ... read them below or add one }

Poskan Komentar