Dilema Panti Asuhan Rusia

Diposting oleh Heni Minata on Rabu, 09 Januari 2013

Panti asuhan no 11 merupakan salah satu dari sekian banyak panti asuhan di negara Rusia. Kamar – kamar di isi dengan berbagai boneka dan mainan yang cukup banyak untuk membuat anak-anak disana bahagia. Tidak hanya itu, ada terapis bicara (speech therapist), perawat dan koki yang sangat memanjakan anak-anak disana. Tidak terlihat ada yang salah dari panti asuhan ini.

panti asuhan rusia
Sebuah kasus dimana seorang anak laki-laku dikembalikan ke Moskow setelah diasuh tidak lama oleh ibu angkatnya yang berwarganegaraan Amerika telah membuat panti asuhan ini sangat memperhatikan proses pengadopsian. Bahkan pejabat senior Russia mulai mengakui bahwa sistem pengadopsian Rusia agak bermasalah terutama untuk pengadopsian yang dilakukan oleh orang asing.
Yelena B Mizulina, ketua komite parlemen bagian keluarga dan anak pada New York Times mengatakan bahwa Rusia setidaknya memiliki anak yatim sebanyak 700.000. Jumlah yang sangat banyak bila dibandingkan ketika Perang Dunia 2. Dan ada 30.000 anak yang dikembalikan ke lembaga oleh orang tua angkatnya dalam 3 tahun belakangan ini.

Direktur panti asuhan no. 11, Lidiya Y. Slusareva berharap setiap anak yatim atau piatu bisa memiliki keluarga dan hidup bahagia. Namun masalahnya adalah ada keluarga – keluarga yang buruk di luar sana karena itu, anak – anak akan lebih aman di panti.

Tidak hanya Yelena dan Lidiya saja yang prihatin dengan buruknya, para pejabat Rusia yang biasanya mengurus proses pengadopsian pun mulai bertindak. Bila dulunya, penjabat Rusia merasa malu karena banyaknya anak yatim piatu di negara Rusia dan berusaha secepatnya anak-anak tersebut mendapatkan keluarga berubah. Setelah peristiwa Artyom, mereka menuntu diberlakukannya peraturan baru. Dikarenakan ada tuntutan ini, Pemerintah Amerika dan Rusia sepakat bahwa mereka akan menunda pengadopsian anak Rusia oleh penduduk Amerika sampai ke-2 belah pihak berhasil membuat peraturan baru.

Direktur panti asuhan no. 11 mengatakan memang sedikit sekali orang yang mengadopsi anak-anak panti sehingga tidak heran bila anak panti terus meningkat. Bahkan katanya, dalam 1 tahun ini, hanya 1 anak yang berhasil diadopsi. Namun menurutnya itu bukanlah masalah karena tujuan utama mereka adalah mencari rumah yang baik bagi anak – anak. Bila tidak ada rumah yang baik di Rusia, tidak ada salahnya mencari orang tua dari luar.

Sumber utama artikel ini adalah Times New York –hm-

{ 0 komentar ... read them below or add one }

Posting Komentar